<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Swaranabadia&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://swaranabadia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://swaranabadia.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Sep 2009 13:15:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='swaranabadia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Swaranabadia&#039;s Blog</title>
		<link>http://swaranabadia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://swaranabadia.wordpress.com/osd.xml" title="Swaranabadia&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://swaranabadia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pikiranku: Islam Bersikukuh Menggunakan Penanggalan Hijriyah</title>
		<link>http://swaranabadia.wordpress.com/2009/09/21/pikiranku-islam-bersikukuh-menggunakan-penanggalan-hijriyah/</link>
		<comments>http://swaranabadia.wordpress.com/2009/09/21/pikiranku-islam-bersikukuh-menggunakan-penanggalan-hijriyah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 13:15:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>swaranabadia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Hijriyah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Masehi]]></category>
		<category><![CDATA[Orbit]]></category>
		<category><![CDATA[Penanggalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://swaranabadia.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Dewasa ini manusia di bumi menggunakan banyak penanggalan untuk menunjukkan waktu terjadinya suatu peristiwa. Bangsa Indonesia secara umum menggunakan penanggalan Masehi. Namun, sebagai negara berpenduduk mayoritas penganut Islam, Indonesia juga menggunakan penanggalan Islam yaitu Hijriyah. Sekilas Tentang Penanggalan Masehi Penanggalan Masehi dihitung atau didasarkan pada perputaran bumi pada sumbunya untuk menentukan hari, dan peredaran bumi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=swaranabadia.wordpress.com&amp;blog=9582702&amp;post=3&amp;subd=swaranabadia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dewasa ini manusia di bumi menggunakan banyak penanggalan untuk menunjukkan waktu terjadinya suatu peristiwa. Bangsa Indonesia secara umum menggunakan penanggalan Masehi. Namun, sebagai negara berpenduduk mayoritas penganut Islam, Indonesia juga menggunakan penanggalan Islam yaitu Hijriyah.</p>
<p><strong>Sekilas Tentang Penanggalan Masehi</strong><br />
Penanggalan Masehi dihitung atau didasarkan pada perputaran bumi pada sumbunya untuk menentukan hari, dan peredaran bumi mengelilingi matahari untuk menentukan tahun. Satu hari satu malam ialah waktu tempuh bumi berputar pada sumbunya satu putaran penuh (360 derajat). Satu tahun adalah waktu tempuh bumi mengedari garis orbitnya satu putaran penuh, yaitu 365¼ hari. Bahagian-bahagian hari dihitung dalam 24 jam. Pengguna penanggalan Masehi baik yang berdiam di daerah kutub, atau di daerah sub tropis, atau di daerah tropis, bersepakat bahwa hari ditentukan berdasarkan jam, bukan berdasarkan terbit dan terbenamnya benda-benda langit.</p>
<p><strong>Sekilas Tentang Penanggalan Hijriyah</strong><br />
Penanggalan Hijriyah dihitung atau didasarkan pada peredaran bulan mengelilingi bumi. Dengan meng-<em>google</em> Hijriyah dari dunia<em> internet</em>, diketahui: “<em>Penentuan awal bulan (</em>new moon<em>) ditandai dengan munculnya penampakan (</em>visibilitas<em>) bulan sabit pertama kali (</em>hilal<em>) setelah bulan baru (konjungsi atau </em>ijtimak<em>). Pada fase ini, bulan terbenam sesaat setelah terbenamnya matahari, sehingga posisi </em>hilal<em> berada di ufuk barat. Jika </em>hilal<em> tidak dapat terlihat pada hari ke-29, maka jumlah hari pada bulan tersebut dibulatkan menjadi 30 hari. Tidak ada aturan khusus bulan-bulan mana saja yang memiliki 29 hari, dan mana yang memiliki 30 hari. Semuanya tergantung pada penampakan </em>hilal”.<br />
Penanggalan Hijriyah yang didasarkan pada penampakan <em>hilal,</em> mengakibatkan rentang waktu bahagian hari (dini hari, pagi hari, tengah hari, sore hari, senja hari, dan malam hari) tidak sama di wilayah-wilayah muka bumi. Lama siang hari di daerah khatulistiwa tidak sama dengan lama siang hari di daerah sub tropis, dan juga tidak sama dengan lama siang hari di daerah kutub. Dampaknya bagi pengguna penanggalan Hijriyah tersebut ialah ketidaksamaan perasaan dua orang yang berdiam di belahan bumi yang berbeda, dalam hal sama-sama menjalankan kaul yang menggunakan tempo berdasar terbit dan terbenamnya bulan, akan memperoleh rentang waktu yang tidak sama.<br />
<strong>Sekilas Tentang Perbedaan Kedua Penanggalan</strong><br />
Dari kedua sistem penanggalan tersebut (Masehi dan Hijriyah), diketahui bahwa ada perbedaan tolok ukur yang digunakan. Bahwa penanggalan Masehi mengambil rotasi bumi dan peredaran bumi pada orbitnya mengelilingi matahari sebagai tolok ukur. Sementara, penanggalan Hijriyah mengambil peredaran bulan mengelilingi bumi sebagai tolok ukur. Dampaknya, jumlah hari dalam satu tahun Masehi tidak sama dengan jumlah hari dalam satu tahun Hijriyah. Satu tahun Masehi terdiri dari 365¼ hari, sementara satu tahun Hijriyah adalah sebanyak 354 hari. Perjalanan waktu satu tahun Hijriyah selisih kira-kira 11 hari dengan tahun Masehi, dimana jumlah hari penanggalan Masehi lebih banyak daripada jumlah hari penanggalan Hijriyah.<br />
Tampak tidak begitu masalah. Terkesan, pengguna penanggalan Hijriyah sangat kukuh (tiada keraguan didalamnya) tampil beda dari mausia bumi kebanyakan. Walau penduduk bumi sebagian besar menggunakan penanggalan Masehi sebagai penanda waktu, penggguna penanggalan Hijriyah tetap menggunakan penanggalan Hijriyah. Seolah-olah, pengguna penanggalan Hijriyah sangat yakin bahwa penanggalan Hijriyah lebih tepat daripada penanggalan Masehi.<br />
Padalah, sering terjadi ada perbedaan penetapan hari bagi para pengguna penanggalan Hijriyah. Kelompok yang satu, sepakat menyatakan suatu hari sudah merupakan bulan baru, sementara kelompok pengguna penanggalan Hijriyah lainnya tidak sepakat karena mereka belum melihat <em>hilal</em>.<br />
Selain itu, penanggalan Hijriyah yang berdasarkan terbit dan terbenamnya bulan dari pandangan mata, kurang konsisten dalam memaknai musim sepanjang tahun. Musim atau kondisi alam dalam satu tahun Hijriyah, tidak dapat dipersamakan dengan musim pada tahun Hijriyah lainnya.<br />
Berbeda dengan perjalanan musim di bumi yang relatif lebih konsisten menurut penanggalan Masehi. Lazimnya, bulan-bulan yang namanya berakhir dengan  <strong>–ber</strong> adalah musin penghujan. Konon,  <strong>-ber</strong> tersebut adalah singkatan dari ember, guna menampung air hujan (?). Konsistensi tersebut dapat dipahami mengingat acuan perhitungan waktu penanggalan Masehi adalah perputaran bumi pada sumbunya, dan peredaran bumi mengelilingi matahari, yang sama setiap tahunnya. Lintasan orbit dan rotasi bumi tersebut, ya itu-itu juga yang sudah dialului sepanjang usia bumi.</p>
<p><strong>Suasana Kebatinan Penentu Acuan Penanggalan<br />
</strong>Penanggalan Masehi mengacu pada rotasi dan peredaran bumi mengelilingi matahari. Artinya, bahwa para pengguna penanggalan Masehi menjadikan bumi dan pergerakannya sebagai acuan. Bumi tidak lain adalah benda yang didiami atau dijadikan tempat tinggal dan tempat melakukan aktifitas sehari-hari. Baik saat siang atau malam, saat terang atau gelap, pengguna penanggalan Masehi selalu menjadikan apa yang paling dekat dengannya (bumi setiap hari dipijak) sebagai acuan penetapan waktu.<br />
Di lain sisi, penanggalan Hijriyah mengacu pada penampakan <em>hilal</em> (bulan baru). Artinya, bahwa para pengguna penanggalan Hijriyah menjadikan bulan yang terbit dan tenggelam menurut pandangan mata sebagai acuan. Bulan adalah benda langit yang tampak pada malam hari, dimana bulan memantulkan cahaya yang diterima dari matahari ke jagad raya, termasuk kepada manusia di bumi. Pada siang hari, pantulan cahaya tersebut akan hilang karena terlalu lemah bila dibandingkan dengan cahaya matahari.<br />
Dengan demikian, suasana kebatinan para pengguna penanggalan Hijriyah adalah malam yang identik dengan hitam dan gelap. Sebab, pada saat malam, atau hitam, atau gelap seberkas sinar hilal gampang tertangkap mata telanjang. Dengan kata lain, kebatinan para pengguna penanggalan Hijriyah terliputi oleh kegelapan, untuk dapat melihat hilal sbagai tanda sudah masuk ke bulanbaru.<br />
Suasana kebatinan lainnya ialah, bahwa pengguna penanggalan Hijriyah lebih percaya pada benda yang jauh (bulan) daripada benda yang dipijak setiap hari (buni). Kebatinan seperti ini mendorong pada sikap yang mengutamakan segala hal di tempat lain, sebaliknya mengabaikan keadaan sekitar daerahnya. Hal itu tampak dari sikap beberapa orang Indonesia yang ingin terjun ke medan perang di luar negeri, namun mengabaikan saudara-saudara sebangsanya yang ditimpa kelaparan dan bencana alam.</p>
<p><strong>Kesimpulanku<br />
</strong> Dari pemahaman, pikiran, analisis, dan segala sesuatu yang hampir sama seperti yang kuuraikan di atas, maka aku menyimpulkan bahwa aku sebaiknya menggunakan penangalan Masehi. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda mempunyai latar pemikirn mengenai penanggalan?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/swaranabadia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/swaranabadia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/swaranabadia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/swaranabadia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/swaranabadia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/swaranabadia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/swaranabadia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/swaranabadia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/swaranabadia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/swaranabadia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/swaranabadia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/swaranabadia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/swaranabadia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/swaranabadia.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=swaranabadia.wordpress.com&amp;blog=9582702&amp;post=3&amp;subd=swaranabadia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swaranabadia.wordpress.com/2009/09/21/pikiranku-islam-bersikukuh-menggunakan-penanggalan-hijriyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a5d704d2cce606a677ad0ce84b38d5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">swaranabadia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://swaranabadia.wordpress.com/2009/09/21/hello-world/</link>
		<comments>http://swaranabadia.wordpress.com/2009/09/21/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 12:24:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>swaranabadia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=swaranabadia.wordpress.com&amp;blog=9582702&amp;post=1&amp;subd=swaranabadia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/swaranabadia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/swaranabadia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/swaranabadia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/swaranabadia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/swaranabadia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/swaranabadia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/swaranabadia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/swaranabadia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/swaranabadia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/swaranabadia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/swaranabadia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/swaranabadia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/swaranabadia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/swaranabadia.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=swaranabadia.wordpress.com&amp;blog=9582702&amp;post=1&amp;subd=swaranabadia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://swaranabadia.wordpress.com/2009/09/21/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7a5d704d2cce606a677ad0ce84b38d5c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">swaranabadia</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
